Dewi Kartika

22 April, 2009

->>> Bukti Sejarah Mi'raj Nabi Muhammad Saw

Pertama kali melihat gambar yang saya dapatkan di http://himka-stain.blogspot.com/ membuat saya takjub atas kebesaran Allah SWT Sang Maha Pencipta, Sang Maha Kuasa atas segala sesuatu yang ada di alam raya ini. Banyak yang beranggapan proses Mi'raj nya Nabi Muhammad Saw ke Sidratulmuntaha (Langit ke7) dan bertemu langsung dengan Sang Khalik Allah SWT yang ditempuh hanya dalam kecapan mata itu hanya cerita belaka. Akan tetapi inilah bukti kebenaran Mi'rajnya Nabi Muhammad Saw yang berada didalam Masjid Umar (Dome of The Rock) di samping Masjid Al Aqso - Yerusalem. Kini benda bersejarah umat Islam itu di jaga ketat oleh Bangsa Israel. Dulunya batu ini merupakan tempat pijakan Nabi Muhamad Saw ketika Mi'raj.
Saya berfikir "Mungkin karena cepatnya Nabi pergi ke Langit7 sehingga batu itu melanyang sampai saat ini loo, Subhanallah..." Karena penjagaan yang cukup ketas sampai memfotonya pun tidak diperijinkan, sehingga pihak Israel menutupnya untuk umum. Dan untuk lebih meberikan rasa ketidak ingin tahuan terhadap apa yang ada didalam Masjid Umar pihak Yahudi membuat Masjid lain yang megah berkubah emas yang diberinama Al Sakhra yang tak jauh dari Masjid Umar tesebut. Dan tak hanya itu mereka menyebarluaskan poster Masjid Al Sakhra ke seluruh dunia sehingga banyak yang menyebutnya Al Aqsa untuk mengelabuhi umat Islam.
Nabi Muhammad jauh hari telah menyebutkan bahwa Masjid Al Aqso sebagai "Masjid Kubah Biru". Dan sekarang Masjid Al Aqsa telah diambil alih oleh Israel dan rencananya mau dihancurkan untuk dijadikan peribadatan mereka

Label:

16 April, 2009

->>> CURHAT ANAK BERUK ( Humor dari Pos Kota)

Suatu hari ibu beruk(MONYET) melihat putrinya melamun dengan wajah murung. Diapun mendekati si anak

.
Ibu Monyet : Nak, kenapa kamu dari tadi berwajah murung?
Anak monyet : Aku sedih bu, kenapa keluarga kita nasibnya selalu di olok-olok manusia

Ibu Monyet : Memangnya kenapa?
Anak monyet : Kenapa kita buruk rupa, kalau ada manusia yang wajahnya buruk di bilang kayak monyet. Kita juga sering di jadikan topeng monyet


Ibu Monyet : Bersyukurlah, wajah kita tak seburuk yang baca tulisan ini. Dan kita lebih hina jika dibilang berwajah kayak manusia

Label:

15 April, 2009

-->>> TRUE LOVE FROM CHINA

Kartika_Bullets
TRUE LOVE FROM CHINA


Beberapa waktu lalu aku mendapatkan email dari teman "PARIDI" yang mengirimkan sebuah kisah sejati dari china. Makasih kirimannya sekarang aku postingkan agar banyak yang bisa membaca.Terimakasih pula buat teman2 yang udah kirim email yaitu dari bundagaul, Alumni, Blogger dll , Semoga tetap terjaga silaturahmi diantara kita
Satu kisah cinta baru-baru ini keluar dari China dan langsung menyentuh seisi dunia. Kisah ini adalah kisah seorang laki-laki dan seorang wanita yang lebih tua, yang melarikandiri untuk hidup bersama dan saling mengasihi dalam kedamaian selama setengah abad. Laki-laki China berusia 70 tahun yang telah memahat 6000 anak tangga dengan tangannya (hand carved) untuk isterinya yang berusia 80 tahun itu meninggal dunia di dalam goa yang selama 50 tahun terakhir menjadi tempat tinggalnya.

50 tahun yang lalu, Liu Guojiang, pemuda 19 tahun, jatuh cinta pada seorang janda 29 tahun bernama Xu Chaoqin Seperti pada kisah Romeo dan Juliet karangan Shakespeare, teman-teman dan kerabat mereka mencela hubungan mereka karena perbedaan usia di antara mereka dan kenyataan bahwa Xu sudah punya beberapa anak.... Pada waktu itu tidak bisa diterima dan dianggap tidak bermoral bila seorang pemuda mencintai wanita yang lebih tua.....Untuk menghindari gossip murahaan dan celaan dari lingkungannya, pasangan ini memutuskan untuk melarikan diri dan tinggal di sebuah goa di Desa Jiangjin, di sebelah selatan Chong Qing

Pada mulanya kehidupan mereka sangat menyedihkan karena tidak punya apa-apa, tidak ada listrik atau pun makanan. Mereka harus makan rumput-rumputan dan akar-akaran yang mereka temukan di gunung itu. Dan Liu membuat sebuah lampu minyak tanah untuk menerangi hidup mereka.Xu selalu merasa bahwa ia telah mengikat Liu dan ia berulang-kali bertanya,"Apakah kau menyesal?" Liu selalu menjawab, "Selama kita rajin, kehidupan ini akan menjadi lebih baik".

Setelah 2 tahun mereka tinggal di gunung itu, Liu mulai memahat anak-anak tangga agar isterimya dapat turun gunung dengan mudah. Dan ini berlangsung terus selama 50 tahun. Setengah abad kemudian, di tahun 2001, sekelompok pengembara (adventurers) melakukan explorasi ke hutan itu. Mereka terheran-heran menemukan pasangan usia lanjut itu dan juga 6000 anak tangga yang telah dibuat Liu


Liu Ming Sheng, satu dari 7 orang anak mereka mengatakan, "Orang tuaku sangat saling mengasihi, mereka hidup menyendiri selama lebih dari 50 tahun dan tak pernah berpisah sehari pun. Selama itu ayah telah memahat 6000 anak tangga itu untuk menyukakan hati ibuku, walau pun ia tidak terlalu sering turun gunung.
Pasangan ini hidup dalam damai selama lebih dari 50 tahun. Suatu hari Liu yang sudah berusia 72 tahun pingsan ketika pulang dari ladangnya. Xu duduk dan berdoa bersama suaminya sampai Liu akhirnya meninggal dalam pelukannya. Karena sangat mencintai isterinya, genggaman Liu sangat sukar dilepaskan dari tangan Xu, isterinya. "Kau telah berjanji akan memeliharakanku dan akan terus bersamaku sampai aku meninggal, sekarang kau telah mendahuluikun, bagaimana akan dapat hidup tanpamu?" Selama beberapa hari Xu terus-menerus mengulangi kalimat ini sambil meraba peti jenasah suaminya dan dengan air mata yang membasahi pipinya

Pada tahun 2006 kisah ini menjadi salah satu dari 10 kisah cinta yang terkenal di China, yang dikumpulkan oleh majalah Chinese Women Weekly. Pemerintah telah memutuskan untuk melestarikan "anak tangga cinta" itu, dan tempat kediaman mereka telah dijadikan musium agar kisah cinta ini dapat hidup terus



Label: