Sebelum aku benar-benar mabuk, mending keluar dari facebook !
Aku mengenal FB kira-kira Januari 2009, itu karena ada teman yang bilang “buka FB dong!”. Belum tahu benar bagaimana situs ini bekerja, jadi asal daftar tapi tak di- improve Sampai pada saat beberapa teman protes karena luama buanget tak di confirm.Maka kira2 bulan Juni aku masuk account FB untuk memenuhi hajat teman yang ingin di confirm. Mulailah bereksplorasi cari teman, banyak teman2 saat SMP, SMA, kuliah dan yang udah kerja bisa kutemukan disini. wow….ruar biasa Aku mulai menikmatinya.
Sangat mengasyikkan, menemukan teman-teman lama yang hilang tertelan waktu. Disini kita bisa mengetahui khabar teman, mengobrol, curhat dengan mereka lewat chatroom, menemukan teman baru atau main game.
Kelamaan keasyikan ini menumbuhkan perasan kurang nyaman tapi terabaikan karena rasa keasyikan yang sulit ku tolak. Aku merasa menjadi pribadi yang berbeda, terasa olehku, betapa aku berubah menjadi orang yang sangat usil. Selalu gregetan untuk mengomentari foto dan status teman-teman. Entah itu berkomentar serius atau hanya sekedar becanda untuk membuat teman lain tersenyum.
Padahal apa pentingnya komen itu?, tapi itulah menariknya FB, bikin orang kecanduan. Kacaunya lagi kadang komentarku menjadi bumerang buatku sendiri .... Ups....ini baru tahu rasa..."komentarmu adalah harimaumu" (ikutan komen ruhut sitompul)
Aku menjadi pribadi yang sangat berbeda dari keseharian, merasa lebih crewet, padahal menurut suami, aku seperti kentongan kalo ngak di pukul ngak bakalan bunyi (he..he...julukan yang lucu)
Kian hari aku semakin menyadari bila informasi yang di dapat dari FB tidak bermanfaat, dan sama sekali tak penting, isinya cenderung narsisme, basa-basi, atau sekedar orang berkicau
Sebagai contoh
Status 1. : Laperrrrrr!
Status 2 : Main futsal yuk!
Status 3 : Anter anak dulu ya!
Status 4 : Lagi hujan nih dingin !
Status 5 : Makan sate enak !
Status 6 : Hati ku lagi terpatahkan
Status 7 : Aku kangen Sayang, hoo…hooo
Dan lain sebagainya dan lain sebagainya
Coba deh cermati status-status di FB
Meskipun tidak semua seperti itu tapi lebih dari 80% informasi yang ku dapat sama sekali tidak bermanfaat!!!!! (Sorry ya para jemaah Facebookiyah, ini juga termasuk aku )
Untuk memposting sebuah artikel di blog atau web aku butuh merenung, berfikir, bahkan kadang mencari referensi dari sumber lain, baru menuliskan, kemudian mengedit beberapa kali, baru terposting, tapi dengan memposting status di FB aku tak membutuhkan semua itu. Asal tulis juga langsung jadi.
Lebih payah lagi produktifitas menjadi menurun, web yang wajib ku update tak ter update, kerjaan kantor kadang selesai lebih lama dari yang ku targetkan. Biasanya di internet aku membaca berita, mengoleksi tulisan2 yang menarik, atau mencari tips-tips untuk memperbaiki kwalitas keilmuan tertentu, tapi dengan FB, masyaalloh, aku menjadi asyik membaca status teman mengomentarinya sambil senyum2 sendiri, atau ketawa, karena status teman-teman yang sangat mengelikan.
Tiap hari, tiap saat, selalu tergoda untuk mengecek facebook, dan itu ternyata membutuhkan banyak waktu. Coba kalo nanti kita ketemu malaikat dan di tanya “Semasa hidup waktu kamu gunakan untuk apa? “FaceBook-an”, Allahuakbar! betapa malunya kita
Ciri-ciri Kecanduan FaceBook :
- Facebook telah menjadi homepage internet di komputer atau laptop Anda.
- Anda mengubah status hampir setiap hari dan rajin mengomentari perubahan status teman.
- Daftar teman Anda sudah melebihi angka 300 orang dan setengahnya hampir tidak dikenal.
- Bila sedang jauh dari komputer, Anda mencek facebook melalui BlackBerry, iPhone, atau ponsel pintar lainnya.
- Rajin membaca profil teman lebih dari dua kali sehari, meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag Anda di fotonya.
- Anda mengubah profile foto lebih dari 10 kali.
- Anda membersihkan "wall" agar terlihat sudah lama tidak masuk ke fb.
- Anda menjadi anggota lebih dari 10 grup dan merespons setiap undangan meski sebenarnya tak berminat.
- Anda mengubah status hubungan hanya untuk meningkatkan popularitas di facebook.
- Anda membaca artikel ini sambil ngecek facebook.
Tulisan ini tidak bermaksud memprovokasi agar jemaah FB-kiyah keluar dari situs ini, sama sekali tidak.
Sesungguhnya Teknologi diciptakan untuk memajukan kehidupan umat manusia, maka bijaksanalah saat kita mengunakannya, jangan sampai justru kita-kita yang dimanfaatkan oleh teknologi.
Maka dengan membaca Bismillah saya keluar dari FB sejak 24 nov 2009. Mungkin aku akan merindukanmu FB, tapi dengan berat hati ku harus meninggalkanmu sampai waktu yang tak dapat ku tentukan.
Sesungguhnya Teknologi diciptakan untuk memajukan kehidupan umat manusia, maka bijaksanalah saat kita mengunakannya, jangan sampai justru kita-kita yang dimanfaatkan oleh teknologi.
Maka dengan membaca Bismillah saya keluar dari FB sejak 24 nov 2009. Mungkin aku akan merindukanmu FB, tapi dengan berat hati ku harus meninggalkanmu sampai waktu yang tak dapat ku tentukan.


1 Komentar:
betullll
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda