Selamat ulang tahun sayang

Selamat ulang tahun sayang, tak terasa umurmu telah genap lima tahun
Ibu telah siapkan sebuah direktori di internet, berisi foto 2 , film dan rentetan cerita tentang kamu waktu masih kecil, kamu bisa membuka dimanapun kamu berada dan hanya kamu saja yang akan bisa membukanya
Saat ibu tak bisa bercerita untukmu kau bisa membacanya, agar engkau tahu bahwa engkau bukanlah dirimu yang tiba-tiba menjadi dirimu sekarang.
Dulu engkau sangat kecil, rentan dan sangat lemah. Engkau tumbuh dengan kasih sayang kedua orang tuamu yang tak mempedulikan bagaimana kami membesarkanmu dengan tetesan darah, keringat dan air mata.
Tak pernah merasa bosan kami selalu menjaga hingga kau tumbuh menjadi dewasa kelak. Sengaja ibu tuliskan dengan detil, bagaimana kamu saat berada dalam rahim , saat tangisan pertamamu memecah ruangan.
Saat kau tumbuh, belajar berjalan, kami, ayah dan ibu mengajarimu untuk bisa berjalan. Saat pertama kakimu menapaki tanah engkau terjatuh dan menangis, tapi kini engkau telah dapat berlari.
Kami mengajarimu berbicara sepatah dua patah hingga engkau mampu mengucapkan banyak kata dan bernyanyi setiap harinya.
Ada saatnya ibu tak bisa selalu mendampingimu untuk menceritakan tentang semua hal. Ada saatnya sebuah kebersamaan akan berakhir, tapi selama nafas masih berhembus ibu akan memberikan yang terbaik yang ibu miliki untukmu.
Kami tak mengharapkan apapun darimu bahkan hanya sekedar ucapan terima kasih. Kami hanya ingin engkau menjadi anak yang shaleh, yang dapat menyejukan mata dan hati kami



Ibu telah siapkan sebuah direktori di internet, berisi foto 2 , film dan rentetan cerita tentang kamu waktu masih kecil, kamu bisa membuka dimanapun kamu berada dan hanya kamu saja yang akan bisa membukanya
Saat ibu tak bisa bercerita untukmu kau bisa membacanya, agar engkau tahu bahwa engkau bukanlah dirimu yang tiba-tiba menjadi dirimu sekarang.
Dulu engkau sangat kecil, rentan dan sangat lemah. Engkau tumbuh dengan kasih sayang kedua orang tuamu yang tak mempedulikan bagaimana kami membesarkanmu dengan tetesan darah, keringat dan air mata.
Tak pernah merasa bosan kami selalu menjaga hingga kau tumbuh menjadi dewasa kelak. Sengaja ibu tuliskan dengan detil, bagaimana kamu saat berada dalam rahim , saat tangisan pertamamu memecah ruangan.
Saat kau tumbuh, belajar berjalan, kami, ayah dan ibu mengajarimu untuk bisa berjalan. Saat pertama kakimu menapaki tanah engkau terjatuh dan menangis, tapi kini engkau telah dapat berlari.
Kami mengajarimu berbicara sepatah dua patah hingga engkau mampu mengucapkan banyak kata dan bernyanyi setiap harinya.
Ada saatnya ibu tak bisa selalu mendampingimu untuk menceritakan tentang semua hal. Ada saatnya sebuah kebersamaan akan berakhir, tapi selama nafas masih berhembus ibu akan memberikan yang terbaik yang ibu miliki untukmu.
Kami tak mengharapkan apapun darimu bahkan hanya sekedar ucapan terima kasih. Kami hanya ingin engkau menjadi anak yang shaleh, yang dapat menyejukan mata dan hati kami


Label: Story


4 Komentar:
happy birtdays ya ade kcil.............
Makacih Om aqhoes
Mukanya seperti mbah kakung, tp setelah besar mirip mama
Allah selamatkan Adik kecil ... Allah selamatkan kamu. amiin ... smoga jadi anak solehah ya sayang... kartika... apa itu anak kamu ya? dan satu lagik ... salam sayang peluk cium buat kamu ya tika ... terima kasih atas kunjungannya
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda